Ragam Kegunaan dan Jenis Kayu Jati
Senin, 04 Apr 2022

Ragam Kegunaan dan Jenis Kayu Jati

Kayu jati memiliki banyak sekali jenis dan kegunaannya. Mungkin sebagian dari kalian hanya mengerti bahwa kayu jati berfungsi sebagai bahan mebel ataupun furniture. Tapi tak hanya itu, ternyata kayu jati bisa digunakan sebagai bahan membuat kapal, loh! Berikut penjelasan lebih lanjut tentang kegunaan dan jenis kayu jati.

Kegunaan Kayu Jati

Kayu jati mengandung minyak di dalam sel-sel kayunya sehingga dapat awet digunakan di tempat terbuka meski tanpa dipernis. Kayu jati sudah lama digunakan sebagai bahan baku pembuatan kapal laut, konstruksi berat seperti jembatan dan bantalan rel. Selain itu, kayu jati digunakan sebagai bahan pembuatan furniture, mebel dan struktur bangunan dalam rumah-rumah tradisional seperti rumah joglo.

Di industri perkayuan masa kini kayu jati diolah menjadi veneer untuk melapisi kayu yang mahal serta dijadikan keping-keping parket penutup lantai, diekspor ke mancanegara dan ranting-ranting pohon jati yang tidak bisa digunakan sebagai bahan mebel akan dijadikan sebagai kayu bakar. Kayu jati menghasilkan panas yang tinggi sehingga jaman dulu digunakan sebagai bahan bakar lokomotif uap.

Jenis-jenis Kayu Jati

1. Jati emas

Jenis ini yang paling banyak dibudidayakan oleh banyak orang karena jenis jati yang satu ini pertumbuhannya tergolong lebih cepat dan masa hidup yang lebih lama dari jati jenis yang lain. Jati emas hanya membutuhkan waktu 6-14 tahun untuk tumbuh dan kemudian ditebang. Keunggulan kayu ini adalah:
  • Pohonnya yang tumbuh lebih cepat sehingga kayu lebih cepat dihasilkan
  • Batangnya lurus dan mudah dibentuk
  • Harga kayu lebih murah dari harga kayu jati jenis lainnya.
  • Bisa ditemukan dimana-mana
Kayu ini juga memiliki kekurangan yaitu :
  • Kadar air cukup tinggi
  • Ada cekungan di bagian pangkalnya sehingga saat penebangan pohon ini tidak sampai bawah dan kayu yang dihasilkan menjadi sedikit.

2. Jati perhutani

Memiliki istilah lain kayu jati TPK adalah jenis kayu yang dirawat langsung oleh Dinas perhutani. Jenis ini membutuhkan perawatan yang spesial karena pertumbuhannya yang lebih lama dan membutuhkan banyak atensi. Kayu jenis ini pohonnya membutuhkan waktu lebih dari 20 tahun untuk tumbuh dan bisa ditebang. Kelebihan jati jenis ini adalah:
  • Serat kayunya yang sangat padat
  • Lebih awet dan kuat dibandingkan jenis kayu jati lainnya
  • Warnanya 3D sehingga terlihat lebih hidup dan bertekstur
  • Batang kayu lurus dan mudah dipotong
  • Kualitasnya diatas rata-rata karena diseleksi dengan ketat
  • Mengandung minyak alami
Adapun kekurangannya :
  • Harganya yang lebih mahal karena dirawat dan dibudidayakan dengan baik sehingga menghasilkan kualitas yang diatas rata-rata kayu jati jenis lainnya.

3. Jati rakyat

Jenis ini memiliki ciri-ciri batang yang bengkok dan pori-pori yang padat, masa pertumbuhan sedikit lebih lama dari jenis jati emas. Membutuhkan waktu 14-26 tahun tumbuh untuk selanjutnya ditebang. Kelebihan kayu jenis ini adalah:
  • Harganya lebih murah dari kayu jati jenis emas dan perhutani
  • Bisa ditemukan dimana-mana
Kekurangannya antara lain :
  • Warna kayu yang pucat sehingga kurang diminati
  • Kadar air dan gubalnya yang cukup tinggi

4. Jati Filipina

Pohon dari jenis kayu ini juga termasuk ke dalam pohon yang terancam punah sehingga tidak bisa lagi ditemukan kayu jenis ini dimana-mana.
Kayu jati merupakan jenis kayu yang terbaik dari semua jenis kayu, kayu ini memiliki kekuatan dan keawetan yang sangat baik sehingga perlu kita jaga dan lestarikan agar di masa depan kita masih bisa menggunakan kayu jenis ini sebagai bahan furniture atau konstruksi.