Mengenal Material Barecore
Rabu, 30 Mar 2022

Mengenal Material Barecore

Apakah Anda pernah mendengar istilah “barecore”? Berikut ini ulasan tentang apa itu barecore dan proses pembuatannya.

Barecore adalah lembaran inti tebal di dalam blockboard yang terdiri dari susunan kayu yang disambung. Barecore terbuat dari batang kayu yang ditambahkan perekat dalam mesin composer, ukuran barecore sendiri biasanya berkisar 10-13 cm. Inti kayu ini biasanya sulit untuk dikuliti, digergaji atau diiris menjadi batangan, sehingga membutuhkan mesin composer untuk pembuatannya. Barecore biasanya terbuat dari kayu jenis sengon dan albasia.

Proses Pembuatan Barecore

  1. Hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih bahan baku. Seperti yang disebutkan tadi bahwa bahan baku barecore adalah kayu sengon dan albasia. Kita bisa mencari kayu albasia gelondongan atau yang sudah berbentuk balok (balken). Bahan baku kayu yang sudah berbentuk balok biasanya berukuran panjang 130 cm lebar 8 cm dan tebal 6,2 cm. Kemudian dari kapasitas bahan baku yang masuk, kita hitung kubikasinya, agar bisa dihitung perkiraan awal berapa yang bisa diproduksi menjadi barecore, berapa yang akan jadi limbah/ sisa tak terpakai.
  2. Kemudian lakukan pengeringan bahan baku (balken). Proses ini dilakukan untuk mengurangi kadar air dalam kayu yang biasanya kadar air yang terkandung dalam kayu 40% menjadi tersisah 6% saja. Proses tersebut membutuhkan oven besar yang biasa disebut kiln dry (KD) dan membutuhkan waktu sekitar 6 hari lamanya.
  3. Setelah proses pengeringan kemudian potong bahan baku menjadi 3 bagian dengan menggunakan mesin yang biasa disebut cross cutting. Dalam proses pemotongan ini, dilakukan juga penyortiran mana kayu yang bagus dan bisa diproses serta mana kayu yang retak. Proses ini dapat menghasilkan limbah karena harus memotong ujung kayu yang pelos.
  4. Proses berikutnya adalah double planner. Proses ini merupakan proses lanjutan dari proses pemotongan sebelumnya. Dalam proses ini bahan baku kayu tersebut dihaluskan permukaannya. Hal tersebut dikarenakan bahan baku belum terbentuk sempurna dan permukaannya tidak rata serta kemungkinan retak pada permukaannya. Sehingga, proses penghalusan ini menyisakan serpihan dan potongan kayu yang menjadi limbah
  5. Lalu proses selanjutnya adalah multi rip. Kayu yang sudah dihaluskan tadi kemudian dipotong lagi menjadi 10 bagian dan potongan-potongan tersebut disebut core piece. Dalam proses ini dilakukan juga penyortiran untuk potongan kayu yang tidak memenuhi standar.
  6. Kemudian bahan baku yang sudah dipotong ini disusun dan diberi lem.
  7. Setelah di lem, dilakukan proses pengepresan core piece yaitu ditidurkan agar menjadi sebuah papan. Proses pengepresan ini biasanya menggunakan mesin press hidrolis dan menerapkan proses finger joint selama 15 menit.
  8. Proses kedelapan adalah pengeringan lem dengan air dryer supaya pengeringan bisa merata kemudian masuk ke proses berikutnya yaitu inspeksi akhir dengan cara menjatuhkan barecore ke lantai, jika tidak ada satu core pun yang lepas, maka barecore tersebut lolos inspeksi.
  9. Dan yang terakhir adalah proses cutting finishing. Barecore yang sudah jadi ini kemudian dirapikan sisi-sisinya setelah itu ditumpuk dan dipacking lalu disimpan di gudang barang jadi.

Fakta Menarik Tentang Material Barecore

Indonesia termasuk eksportir barecore terbesar di dunia karena terdapat banyak pabrik barecore yang berdiri di Indonesia terutama di daerah Jawa Tengah lebih tepatnya di Temanggung. Indonesia menempati 90% pasar dunia, bahan baku barecore di Indonesia diakui sebagai bahan baku dengan kualitas terbaik di dunia.

Pasar ekspor barecore lebih banyak ke negara China dan Taiwan per bulannya bisa mencapai 4000-5000 kontainer. Sehingga harga ekspor barecore diliput dari catatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2013 nilai devisa masih 532,6 juta dolar AS dengan volume 1,88 juta m3, angka itu naik tahun 2014 menjadi 628,8 juta dolar AS dengan volume 2,26 juta m3.

Namun, tahun lalu, kinerja tersebut mulai melambat, bahkan menurun. Devisa yang dihasilkan merosot menjadi 619,1 juta dolar AS. Penurunan tersebut tentu bisa lebih besar jika tidak ditopang oleh kenaikan volume 10,4% menjadi 2,5 juta m3.
Itulah ulasan mengenai material barecore dan sejumlah fakt menarik tentang material tersebut. Dalam proses cutting dan finishing barecore dibutuhkan alat potong khusus agar hasilnya bagus. Anda bisa memesan alat potong seperti pisau planer, circular saw blade dan alat potong lainnya di DCAP. Tersedia berbagai woodworking tools berkualitas dengan harga terbaik. DCAP juga menerima custom pisau sesuai kebutuhan usaha perkayuan Anda. Jangan ragu untuk menghubungi DCAP! Tim profesional kami siap membantu merekomendasikan woodworking tools yang tepat untuk Anda.