Selama Abad Pertengahan, gergaji terus mengalami peningkatan dan perkembangan. Alat ini menjadi lebih halus dan efisien, dengan bentuk pisau yang lebih canggih dan pegangan yang nyaman digenggam. Pada abad ke-18, gergaji tangan dengan pisau tipis dan gigi halus mulai diperkenalkan, memungkinkan pemotongan yang lebih akurat dan permukaan kayu yang lebih halus.
Revolusi Industri pada abad ke-19 membawa perubahan besar dalam produksi gergaji. Dalam periode ini, gergaji diproduksi secara massal menggunakan mesin dan teknologi baru. Mesin pemotong otomatis mulai digunakan, dan gergaji mekanis pertama mulai muncul. Gergaji mekanis ini menggunakan tenaga mesin untuk memotong kayu dengan cepat dan akurat, mempercepat proses produksi kayu.
Pada abad ke-20, dengan perkembangan teknologi yang pesat, gergaji listrik diperkenalkan. Gergaji listrik menggantikan tenaga manusia dengan tenaga listrik, memungkinkan pemotongan kayu yang lebih efisien dan cepat. Gergaji listrik ini telah mengalami berbagai inovasi, termasuk gergaji sirkular, gergaji sabuk, dan gergaji jigsaw, yang semuanya memenuhi kebutuhan pemotongan kayu yang beragam.
Dalam perkembangan terkini, teknologi canggih seperti gergaji berbasis laser dan gergaji berbasis komputer telah menjadi tren. Gergaji ini menggunakan teknologi presisi tinggi untuk pemotongan yang lebih akurat dan kontrol yang lebih baik.